Contoh dan non-contoh kesebangunan

Ada yang komentar, “bisa diberi contoh masing2 gak pak? contoh untuk sebangun dengan yg tidak, biar lebih jelas.. soalnya aku belum benar2 paham.” Nah ini saya menulis Contoh dan non-contoh kesebangunan. Pastinya dengan bahasa saya ya, karena saya bukan guru, jadi saya berharap bisa memberikan pemahaman lebih tentang kesebangunan.🙂

Contoh dan non-contoh kesebangunan dan kekongruenan

Contoh Kesebangunan

Sebelum kasih contoh, kita harus tahu dulu cara baca notasi pada matematika. Kalau ndak bisa baca notasi, pasti kebingungan. Nah ini notasi yang perlu diketahui untuk materi kesebangunan ini.

\angle ABC dibaca sudut ABC. Gambarnya seperti di bawah ini.

sudutJadi, sudutnya terletak di huruf B.

Sedangkan untuk notasi sisi, ditulis BA atau AB. Dua-duanya sama yang dimaksud garis AB atau BA. Jadi Faham ya. Mari dilanjutkan.

Apa itu kesebangunan? Kunjungi halaman saya ini ya, klik di sini. Kalau sudah tahu apa itu kesebangunan, berikut ini contohnya.

dua segitiga sebangunPerhatikan yang saya tulis di bawah ini (yang bercetak tebal dan biru) ya, khusus dek Tia, konsentrasi ya waktu membaca.🙂

Proses menggambar segitiga di atas sebenarnya saya hanya membuat satu gambar segitiga, yaitu segitiga ABC saja. Kemudian saya copy paste menjadi segitiga ABC yang baru, akan tetapi, segitiga ABC yang baru saya perkecil tanpa mengubah besar sudut segitiga tersebut jadinya segitiga OPQ, hanya mengubah panjang sisi-sisinya. Nah itulah yang dinamakan sebangun. Kog bisa? iya karena sudut-sudut yang bersesuaian sama besar plus sisi-sisi yang bersesuaian perbandingannya bernilai sama.

(bentar-bentar, tau kan maksudnya bersesuaian? pasti tahu kan ya?🙂 pinter kog masa ga tahu)

Mana saja sudut yang bersesuaian? Berikut ini sudut yang bersesuaian.

\angle ABC=\angle POQ, \angle BCA=\angle OQP, dan \angle CAB=\angle QPO

Apa sudah cukup syaratnya hanya sudut-sudut yang bersesuain tersebut sama besar, trus bisa disimpulkan sebangun? Belum, kita harus tahu bahwa perbandingan masing-masing sisi segitiga yang bersesuaian sama nilainya.

Misalkan diketahui panjang AB=8, panjang AC=10, dan CB=12.

dan juga misal diketahui PO=4, panjang PQ=5, dan QO=6.

Nah perhatikan perbandingan masing-masing sisi yang bersesuaian.

\frac{AB}{PO}=\frac{8}{4}=\frac{2}{1}

\frac{AC}{PQ}=\frac{10}{5}=\frac{2}{1}

\frac{CB}{QO}=\frac{12}{6}=\frac{2}{1}

Nah, karena nilai semua perbandingannya sama, jadi kedua segitiga tersebut sebangun. Semoga faham ya.

Non-Contoh Kesebangunan

Sekarang yang bukan kesebangunan. Berikut ini gambarnya.

contoh dan non-contoh kesebangunanIni contohnya terlalu jelas ya, jelas tidak sebangunnya. Hahaha Faham kan tapi? Karena sudut-sudut yang bersesuaian tidak sama besar, apalagi sisi-sisinya.

Digambar segitiga KLM, hanya \angle MKL yang sama dengan \angle ABC, lainnya berbeda.

Sudah faham ya, bagaimana sebangun dan tidak? Tetap tanyakan ya kalau masih belum faham. Karena cara menjelaskan saya mungkin yang ndak baik, jadi yang membaca tidak faham. Semangat belajar terus ya, kalian akan menikmati hasil kerja keras kalian di masa mendatang. Itu sangat memuaskan lho!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s