perbandingan senilai dan berbalik nilai

Sering kali bingung membedakan perbandingan senilai dan berbalik nilai waktu masih SMP dulu. Sering-seringnya pakai nalar sendiri yang kemungkinan jawabannya benar ada, tapi sedikit.😀

Kali ini saya mencoba mereview materi perbandingan ini.

1.Perbandingan Senilai

Langsung saja ke permasalahannya saja. Secara umum kita tahu tentang perbandingan dan itu terkadang tidak menjadi materi yang menyulitkan kalau bisa memperhatikan, tapi sangat membingungkan kalau tidak cermat memahami maksud soal.

Untuk perbandingan senilai sangatlah sederhana, hampir semua orang bisa, syaratnya sudah memahami aritmatika sosial. Misalkan kita membeli 2 pasang sepatu seharga Rp.130.000, kalau kita beli 5 sepatu seharga 5 \times Rp.65.000. Hanya seperti itu. Idenya kita cari harga satuannya dulu.

Contoh Soal

Saya bersepeda selama 3 jam dapat menempuh jarak 20 Km. Berapa jarak yang saya tempuh jika saya bersepeda selama 4 jam?

Penyelesaian

Cara I

3 jam dapat menempuh jarak 20 Km, sehingga kita dapatkan dalam 1 jam jarak yang dapat saya tempuh adalah \frac{20}{3} Km. Dengan mendapatkan jarak tempuh dalam 1 jam, kita dapat mencarinya dalam kelipatan yang diinginkan.

Jarak yang dapat saya tempuh selama 4 jam adalah 4 \times\frac{20}{3} Km. Seperti itulah, pasti semuanya bisa, asalkan tidak ada kendala dalam masalah pecahan.🙂

Cara II

Dengan menggunakan tabel seperti di bawah ini  :

perbandingan senilai

Jadi langsung saja kita hitung seperti berikut ini.

x=\frac{4}{3}\times 20=\frac{80}{3}

Jadi, jarak yang dapat ditempuh saya dalam waktu 4 Jam adalah \frac{80}{3} Km.

Dapat disimpulkan bahwa maksud dari perbandingan senilai adalah ketika waktu yang digunakan semakin lama maka jarak yang ditempuh juga akan semakin jauh. Makanya dinamakan perbandingan senilai. Kurang lebih seperti itulah.

2. Perbandingan Berbalik Nilai

Selanjutnya, perbandingan berbalik nilai. Ini terkadang sering membuat bingung. Misalkan ada permasalahan tentang membangun rumah dengan beberapa tukang. Sudah jelas kan, jika tukang semakin banyak maka waktu yang diperlukan untuk membangun rumah semakin sedikit tho? Ini masuk ke perbandingan berbalik nilai.

Contoh

Ada 45  tukang bangunan membangun rumah dengan waktu 30 hari. Jika pemborong menambah tukang sebanyak 10 orang, berapa harikah rumah dapat selesai dikerjakan?

Jawab

Cara I

45 tukang membutuhkan waktu selama 30 hari dan karena ditambah 10 orang jadi banyak tukangnya sekarang adalah 55 orang selama y hari. Maka dapat dituliskan sebagai berikut ini caranya.

45\times 30=55\times y

1350=55 y

y=\frac{1350}{55}=\frac{270}{11}

Jadi waktu yang dibutuhkan tukang untuk menyelesaikan rumah tersebut adalah semakin cepat, yaitu \frac{270}{11} hari atau 24 hari dan \frac{6}{11} hari. Untuk yang \frac{6}{11} hari bisa di ubah menjadi satuan jam dengan cara mengalikan dengan 24 jam.

Saya buat hasil apa adanya sehingga lebih natural dan tidak terkesan soal terlihat dibuat-buat.🙂

Cara II

Dengan menggunakan tabel sebagai berikut.

 perbandingan berbalik nilaiJadi langsung saja kita kerjakan dengan cara sebagai berikut ini.

z=\frac{45}{55}\times 30=\frac{1350}{55}

Hasil yang diperoleh tetap sama.🙂

 

Silahkan kasih masukan dan koreksi kalau ada kesalahan. Thank you sudah berkunjung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s